Nonton TV Tingkatkan Resiko Penyakit Jantung


TERLALU banyak menonton TV bisa mematikan, bahkan bagi orang sehat sekali pun. Setiap jam yang dihabiskan di depan TV, menurut temuan studi terbaru, meningkatkan risiko meninggal akibat penyakit jantung sebesar tujuh persen.

Orang-orang yang menyaksikan program TV favorit mereka selama empat jam sehari mengalami peningkatan risiko sebanyak 28 persen. Perubahan gaya hidup, menurut studi dari Medical Research Council (MRC) ini, bisa menjadi penyebab penyakit jantung.

Selama hampir satu dekade, peneliti dari MRC Epidemiology Unit mempelajari 13.197 lelaki dan perempuan sehat usia pertengahan. Dalam selang waktu tersebut, 373 partisipan meninggal akibat penyakit jantung.

Studi yang dipublikasikan di International Journal of Epidemiology, Kamis (24/6) ini menemukan, jumlah waktu yang dihabiskan untuk menonton TV merupakan satu penanda kuat kecenderungan meninggal akibat penyakit jantung.

Menurut perkiraan peneliti, delapan persen kematian bisa dihindari jika waktu menonton TV dikurangi, dari empat jam sehari menjadi satu jam saja. Cara ini bisa menyelamatkan 30 nyawa.

“Tubuh kita tidak didisain untuk duduk dalam waktu lama dan kita harus menyadari itu. Saat kita duduk di depan TV menyaksikan piala dunia, risiko penyakit jantung kita kemungkinan meningkat,” tutur co-author studi, Dr Katrien Wijndaele, seperti dikutip situs dailymail.co.uk.

Wah kita sebaiknya nonton TV sambil jalan-jalan.

jangan lupa tinggal kan komentar

refferensi: Media Hidup Sehat

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: